Pertemuan Edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan di Desa Sangkanayu Kecamatan Mrebet.

Pemberdayaan keluarga terhadap pengasuhan keluarga yang benar dalam 100 HPK (Hari Pertama Kehidupan) diharapakan dapat meningkatkan kemampuan keluarga terhadap sadar gizi dengan menerapkan prinsip gizi seimbang dan memberikan stimulasi yang tepat baik saat kehamilan sampai anak berusia 2 (dua) tahun. Pengasuhan yang benar bisa membentuk kualitas seorang anak yang dapat dinilai dari proses tumbuh kembangnya. Proses tumbuh kembang adalah proses yangsangat penting yang merupakan hasil interaksi antara faktor genetik (bawaan) dan faktor lingkungan (gasil pengasuhan).

Pertemuan Edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan di salah satu Desa Sangkanayu  Kecamatan Mrebet yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 04 September 2019. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Desa Sangkanayu dan dihadiri oleh perwakilan Remaja, Ibu Hamil dan Ibu Menyusui. Dalam pertemuan tersebut, Bidan Desa Sangkanayu Kecamatan Mrebet Lis Yulianti mukminatun menyampaikan materi pentingnya pencegahan stunting mulai dari remaja, ibu hamil hingga menyusui. Dalam pemaparannya, remaja dihimbau untuk menjaga kesehatan dan menghindari terjadinya anemia sebagai awal mempersiapkan kehamilan sebelum menikah. Disampaiakan juga kepada ibu hamil untuk tetap menjaga asupan makanan dari 1 (satu) hari pertama kehidupan hingga nanti ketika bayi lahir. Kepada ibu menyusui diharapkan untuk bida mengoptimalkan ASI Ekslusif dari hari pertama kelahiran hingga 6 (enam) bulan. Ka. Sub. Bidang Keluarga Sejahtera, Ir. Puji Sri Rahayu menambahkan kepada para Remaja mengenai pendewasaan Usia Pernikahan dan Menjaga Kesehatan Reproduksi. Beliau juga menghimbau kepada para orang tua untuk bisa menjaga dan mengawasi anak-anaknya diluar dan didalam lingkungan keluarga. Tujuannya untuk meminimalisir terjadinya pergaulan bebas.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *